Substansi utama budaya adalah sistem pengetahuan, pandangan hidup,
kepercayaan, persepsi, dan etos kebudayaan. Tiga unsur yang terpenting adalah
sistem pengetahuan, nilai, dan pandangan hidup.
1. Sistem Pengetahuan
Para ahli menyadari bahwa masing-masing suku bangsa di dunia memiliki sistem
pengetahuan tentang:
-
Alam sekitar
-
Alam flora dan fauna
-
Zat-zat
-
Manusia
-
Sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia
-
Ruang dan waktu.
Unsur-usur dalam pengetahuan inilah yang sebenarnya menjadi materi pokok
dalam dunia pendidikan di seluruh dunia.
2. Nilai
Menilai berarti menimbang, yaitu kegiatan manusia untuk menghubungkan
sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk dijadikan pertimbangan dalam mengambil
keputusan. Keputusan nilai dapat menentukan sesuatu berguna atau tidak berguna,
benar atau salah, baik atau buruk, religius atau sekuler, sehubungan dengan
cipta, rasa dan karsa manusia.
Sesuatu dikatakan mempunyai nilai apabila berguna dan berharga (nilai
kebenaran), indah (nilai estetis), baik (nilai moral atau etis), religius
(nilai agama). Prof. Dr. Notonagoro membagi nilai menjadi tiga bagian yaitu:
- Nilai material, yaitu segala sesuatu (materi) yang berguna bagi
manusia.
- Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk
dapat mengadakan kegiatan dan aktivitas
- Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang bisa berguna bagi
rohani manusia.
3. Pandangan Hidup
Pandangan hidup adalah suatu nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat
dan dipilih secara selektif oleh individu, kelompok atau suatu bangsa.
Pandangan hidup suatu bangsa adalah kristalisasi nilai-nilai yang dimiliki oleh
bangsa itu sendiri, yang diyakini kebenarannya, dan menimbulkan tekad pada
bangsa itu untuk mewujudkannya.
http://sadam-damchin.blogspot.com