Tulisan-tulisan Weber secara metodologis menekankan pentingnya arti-arti subyektif dan pola-pola motivasional, karya substansifnya meliputi suatu analisa struktural dan fungsional. Hal ini dapat dilihat tentang stratifikasi yang memiliki 3 dimensi, studinya mengenai dominasi birokratik dan pengaruhnya dalam masyarakat modern. Serta ramalannya yang berhubungan dengan konsekuensi-konsekuensi jangka panjang dari pengaruh etika Protestan.
Struktur sosial dalam perspektif Weber sebagai suatu istilah yang bersifat probabilistic dan bukan sebagai kenyataan empirik yang terlepas dari individu-individu. Suatu keteraturan sosial akan diarahkan ke suatu kepercayaan akan validitas keteraturan itu. Realitas akhir yang menjadi dasar satuan-satuan sosial yang lebih besar adalah tindakan sosial individu dengan arti-arti subyektifnya.
Karena orientasi subyektif individu mencakup kesadaran (tepat atau tidak) akan tindakan yang mungkin dan reaksi yang mungkin dari orang lain, maka probabilitas-probabilitas ini mempunyai pengaruh yang benar-benar terhadap tindakan sosial, baik sebagai sesuatu yang bersifat memaksa maupun sebagai alat untuk mempermudah satu jenis tindakan daripada lainnya.