Tokoh utama teori ini adalah George Homan, teori ini dibangun dengan maksud sebagai reaksi terhadap paradigma fakta sosial, yang menyerang ide Durkheim secara langsung dari tiga jurusan, yakni :
a) pandangan tentang emergence. Selama berlangsung interaksi timbul fenomena baru
yang tidak perlu proposisi baru pula untuk menerangkan sifat fenomena baru yang
timbul tersebut.
b) pandangan tentang psikologi. Sosiologi dewasa ini sudah berdiri sendiri lepas dari
pengaruh psikologi.
c. Metode penjelasan Durkheim. Fakta sosial tertentu selalu menjadi penyebab
fakta sosial yang lain yang perlu dijelaskan melalui pendekatan perilaku
Keseluruhan materi Teori Exchange secara garis besarnya dapat dikembalikan pada 5 proposisi George Homan yaitu :
1. Jika tingkahlaku tingkahlaku atau kejadian yang sudah lewat dalam konteks stimulus
dan situasi tertentu memperoleh ganjaran, maka besar kemungkinan tingkahlaku atau
kejadian yang mempunyai hubungan dan stimulus dan situasi yang sama akan terjadi
atau dilakukan.
2. Menyangkut frekuensi ganjaran yang diterima. Makin sering dalam peristiwa tertentu
tingkahlaku seseorang memberikan ganjaran terhadap tingkahlaku orang lain, makin
sering pula orang lain itu mengulang tingkahlakunya itu.
3. Memberikan arti atau nilai pada tingkahlaku yang di arahkan oleh orang lain terhadap
aktor. Makin bernilai bagi seseorang sesuatu tingkahlaku orang lain yang ditujukan
kepadanya makin besar kemungkinan atau makin sering ia akan mengulangi
tingkahlakunya itu.
4. Makin sering orang menerima ganjaran atas tindakannya dari orang lain, makin
berkurang nilai dari setiap tindakan yang dilakukan berikutnya.
5. Makin dirugikan seseorang dalam dalam hubungannya dengan orang lain, makin
besar kemungkinan orang tersebut akan mengembangkan emosi.